20 Kuliner Mi Paling Enak di Indonesia, Sudah Coba Semua?

0
6


20 Kuliner Mi Paling Enak di Indonesia, Sudah Coba Semua?Ilustrasi mi aceh. ┬ęShutterstock

Merdeka.com – Mi adalah makanan favorit sejuta umat. Mungkin banyak orang Indonesia yang sepakat dengan pendapat ini. Tak melulu mi instan, bahkan mi basah yang dipadukan dengan bumbu-bumbu nusantara pun jadi kuliner yang selalu dicari.

Ngomong-ngomong soal mi, Indonesia sendiri punya berbagai olahan mi yang beragam, dengan racikan bumbu yang variatif pula. Mulai dari ujung barat hingga ujung timur nusantara, kita bisa menemukan aneka olahan mi yang sedap.

Berikut ini Merdeka.com menampilkan berbagai jenis olahan mi paling lezat dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Sudah coba semuanya?

1 dari 20 halaman

Soto Mi – Bogor

 /></p>
<p style=Instagram/limcecil0909

Ada yang menyebut soto mi berasal dari Betawi. Tetapi Bogor lebih dikenal karena masakan yang satu ini.

Soto mi Bogor terdiri dari mi basah dengan kuah kaldu bening. Sebagai pelengkap disertakan pula jeroan, kentang rebus, irisan tomat, telur ayam rebus, tauge, dan potongan risol bihun.

2 dari 20 halaman

Mi Ongklok – Wonosobo

 /></p>
<p style= Instagram/retma

Mi ongklok khas Wonosobo memiliki penampilan yang unik karena mi kuning disajikan dengan kuah kental dan lengket berwarna kecoklatan. Tak ketinggalan irisan kol dan taburan koya di atasnya.

Sebagai lauk pendamping, biasanya penjual akan menyediakan sate sapi manis, tempe kemul, dan keripik tahu.

3 dari 20 halaman

Bakmi Godok – Yogyakarta

 /></p>
<p style= Cookpad/Meisha B Ananda

Biasanya disebut bakmi Jawa, dibumbui dengan rempah uleg dan irisan tomat yang menjadikannya berbeda dengan bakmi biasa.

4 dari 20 halaman

Mi Celor – Palembang

 /></p>
<p style= Instagram/doyancooking_

Kalau kebanyakan olahan mi disajikan dengan kuah bening atau kuah manis, mi celor hadir dengan kuah santan beraroma udang rebon. Disajikan dengan tauge, irisan telur rebus, taburan daun seledri, daun bawang, dan bawang goreng. Diameter mi yang digunakan pun lebih lebar, mirip dengan mi udon dari Jepang.

5 dari 20 halaman

Mi Ayam – Jakarta

 /></p>
<p style=2019 Merdeka.comiStock/Kadek Bonit Permadi

Mi ayam menjadi salah satu olahan mi yang tak hanya populer di Jakarta, tetapi juga di kota-kota lain di Indonesia. Biasanya menjadi pilihan kuliner murah meriah di kaki lima atau warung pinggir jalan.

Untuk memasak mi ayam, mi rebus disajikan dengan siraman ayam bumbu kecap, sawi, dan sambal.

6 dari 20 halaman

Cwie Mie – Malang

 /></p>
<p style=Instagram/ammamamo

Kalau di Jakarta ada mi ayam, warga Malang lebih akrab dengan mi pangsit yang juga disebut dengan istilah cwie mie.

Dalam hidangan ini, mi rebus hanya dibumbui dengan garam, merica, dan minyak gorengan ayam. Setelah itu disertai sawi atau selada, ayam cincang, bawang goreng, bawang daun, dan kerupuk pangsit. Kadang juga disertai dengan siomay.

7 dari 20 halaman

Mi Aceh – Aceh

 /></p>
<p style=Shutterstock

Baik mi aceh goreng maupun kuah biasanya dimasak dengan bumbu rempah yang sangat pekat dan sedikit pedas. Disajikan dengan acar dan emping melinjo sebagai pelengkap.

8 dari 20 halaman

Mi Kocok – Bandung

 /></p>
<p style= Instagram.com/tatavita21

Mi kocok khas Bandung sebenarnya mirip dengan mi bakso yang berkuah bening. Biasanya menggunakan mi lebar dan ditambahi tauge mentah, sawi, dan kikil. Bisa juga ditambahi bakso daging sapi. Sebelum disantap, kucurkan air jeruk nipis di atasnya.

9 dari 20 halaman

Mi Koba – Bangka

 /></p>
<p style= Instagram/gnfi

Sajian mi yang jadi ciri khas Kabupaten Koba, Bangka-Belitung ini hadir dengan kuah encer berwarna kecoklatan yang begitu pekat rasa kaldu ikan. Maklum, kuah mi koba memang dibuat dengan campuran ikan tenggiri.

10 dari 20 halaman

Mi Tiaw – Pontianak

 /></p>
<p style= Banyumurti

Ada mie tiaw goreng atau siram yang bisa memuaskan rasa penasaran pecinta makanan terhadap kuliner Pontianak. Setiap piring mie tiaw dilengkapi dengan potongan daging sapi, jeroan babat, telur, daun sawi, dan tauge.

11 dari 20 halaman

Mi Lendir – Batam

 /></p>
<p style= Instagram/mei.lan.756

Meskipun terdengar kurang menerbitkan selera, sebenarnya mi lendir termasuk kuliner khas Batam yang digemari banyak orang. Kuahnya yang kental dan licin mirip dengan mi ongklok Wonosobo, tetapi dicampur dengan bumbu kacang.

Sebagai pelengkap, biasanya disajikan dengan telur rebus utuh yang dipotong-potong dan irisan cabai rawit.

12 dari 20 halaman

Mi Gomak – Batak

 /></p>
<p style= KSMTour.com

Dari tanah Batak Toba ada mi gomak yang juga tak kalah khasnya. Disebut mi gomak karena dibuat dengan cara digomak-gomak dengan tangan.

Menggunakan mi yang mirip spaghetti, mi gomak biasanya diolah menjadi mi goreng atau mi kuah dengan kuah pedas. Lebih khas lagi jika dimasak bersama merica andaliman khas Sumatera Utara.

13 dari 20 halaman

Mi Koclok – Cirebon

 /></p>
<p style= Instagram/ershanwp

Bukan mi kocok, tetapi mi koclok khas Cirebon. Disajikan dengan kuah santan beraroma kaldu ayam, suiran ayam, rebusan kol, tauge, dan irisan telur.

14 dari 20 halaman

Mi Cakalang – Manado

 /></p>
<p style= Instagram/izh_w.e_organizert

Sup mi khas Manado ini tersaji dengan kuah bening dari kaldu cakalang atau cakalang fufu (cakalang asap) yang memiliki rasa unik. Biasanya disajikan sebagai menu sarapan, dilengkapi irisan daging ikan, sawi rebus, potongan tahu goreng, dan irisan cabai rawit.

15 dari 20 halaman

Mi Titi – Makassar

 /></p>
<p style= Instagram/dapur.istimewa

Sebenarnya mi titi mirip dengan tamie capcay. Berupa mi tipis yang digoreng kering dan disiram tumis sayur dan daging berkuah kental. Hanya saja mi titi dilengkapi dengan kucuran air jeruk nipis pula.

16 dari 20 halaman

Mi Lethek – Bantul

 /></p>
<p style= Resep Masakan Indonesia

Mi lethek sebenarnya cuma mi yang diolah dari tepung tapioka yang berbahan pati singkong. Karena itulah mi yang mirip bihun ini berwarna kusam alias lethek. Bisa diolah menjadi bakmi goreng atau bakmi kuah.

17 dari 20 halaman

Bakmi Toprak – Solo

 /></p>
<p style= KSMTour.com

Berbeda jauh dengan ketoprak Betawi, bakmi toprak Solo hadir dengan kuah bening seperti bakso. Isinya sangat lengkap, mulai dari mi kuning, bihun, daging sapi rebus, cakwe, hingga sosis solo.

18 dari 20 halaman

Mi Belitung – Belitung

 /></p>
<p style= Indonesiakaya.com

Kalau Bangka punya mi koba, Belitung punya kuliner mi sendiri. Mi khas Belitung disajikan dengan kuah kaldu udang, potongan kentang rebus, timun, tahu goreng, dan emping melinjo.

19 dari 20 halaman

Mi Bancir – Banjarmasin

 /></p>
<p style=Instagram/reinaldolauw

Ini adalah olahan mi nyemek dari Banjarmasin. Terbuat dari mi kuning yang dimasak dengan kuah rempah dan saus tomat. Setelah itu disajikan dengan taburan ayam suwir dan telur rebus.

20 dari 20 halaman

Mi Tarempa – Riau

 /></p>
<p style=Instagram/gneferet

Terakhir ada mi tarempa dari Riau, tepatnya dari daerah Tarempa, Kabupaten Anambas. Sajian ini terdiri dari mi pipih dengan bumbu pedas. Ciri khasnya adalah potongan daging ikan tongkol yang digunakan sebagai topping.

Itulah beberapa olahan mi warisan kuliner berbagai kota di Indonesia. Pastikan untuk mencicipi makanan-makanan ini jika mampir ke kota asalnya. [tsr]

Baca juga:
Cara Membuat Dodol Agar dan Pisang, Praktis Banget
Mengunjungi Festival Bakso dan Mie Nusantara 2019





>>Artikel Asli<<

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here